Enter your keyword

post

Ustad Jauhar : Optimis, PESAT LSIK Unmuh Babel Makin Menambah Ilmu dan Wawasan Warganya

Alumni Al-Azhar Kairo Mesir, Ust. Jauhar Ridloni Marzuq, LC., MA memberikan tausiah kepada seluruh warga sivitas akademika Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Jumat (26/02) di Ruang Babel 1 Kampus Unmuh Babel. Kehadiran pria yang juga kader Muhammadiyah yang satu ini dalam rangka mengisi acara rutin Pengajian Sore Jum`at (PESAT) Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Unmuh Babel.

Ustad Jauhar mengaku optimis melalui Pesat LSIK Unmuh Babel ini akan dapat semakin meningkatkan pemahaman maupun menambah wawasan khususnya bagi keluarga besar Unmuh Babel, guru SD STKIP dan SMA Muhammadiyah Pangkalpinang yang hadir terkait keilmuan secara umum maupun tentang kemuhammadiyahan.

Ia menilai bahwa pemahaman orang tentang agama di era ini, memang seharusnya kembali seperti dulu , yakni pemahaman agama yang berguru. Sebab dewasa ini semakin banyak pemahaman-pemahaman yang aneh-aneh. Apalagi jika mendapatkan sumbernya justeru hanya dari internet, kemudian tidak bisa menyaring, termasuk tidak ada orang yang akan ditanyakan atau tidak punya guru, sehingga setelah menerima tersebut, justeru langsung di anggap sebagai pembenaran atas nama agama lalu disebarkan lagi melalui media sosial dan sebagainya.

“Kalau zaman dulu, orang tua kita selalu berguru dulu untuk mendapatkan ilmu, terlebih dalam hal mencari ilmu agama. Sehingga apapun yang menjadi masalahnya, maka akan dapat ditanyakan kepada gurunya tersebut, kemudian bisa di saring dulu, apakah hal tersebut benar atau justeru salah. Sebab kadang ada informasi yang memang benar dan adapula kadang tidak cocok untuk disampaikan. Namun kebanyakan sekarang ini ya seperti itu, sudahlah tidak punya guru dan hanya sekedar dapat informasi dari internet, tapi kemudian di sebar lagi,”sebut Ustad Jauhar yang juga ikut memberikan sumbangsihnya sebagai dosen di Unmuh Babel ini.

Muhammnadiyah sebagai organisasi yang membawa nama Islam juga memiliki kewajiban untuk berkontribusi terhadap Islam dan salah satunya adalah harus meluruskan pemahaman-pemahaman tentang Islam dari orang-orang yang salah memahami atau sengaja salah memahami. “Di dunia ini ada orang yang tidak sengaja karena memang dia tidak tau, tetapi ada pula yang dia sengaja menyalahkan pemahaman agamanya,”ujar Ustad Jauhar.

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, maka juga harus punya sumbangsih dan peran terhadap hal ini. Muhammadiyah sebagai universitas tentu harus unjuk perannya sebagai kawah candradimuka untuk suatu kegiatan intelektual. Dan ini harus terus ditumbuhkan.”Maka saya yakin kalau seandainya ada pesantren bagi mahasiswa, maka itu juga sangat bagus untuk membekali dan lebih banyak memiliki dan punya porsi yang cukup tentang keagamaan khususnya,”tambahnya lagi.( Humas/Unmuh Babel)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.