Enter your keyword

post

UNMUH Babel dan IAIN SAS Babel

UNMUH Babel dan IAIN SAS Babel
Komit Tingkatkan Jaminan Mutu PT

PANGKALPINANG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung , Kamis (26/11) lalu mendapatkan kunjungan dari LPM Institut Agama Islam Negeri Syekh Abdurrahman Sidik (IAIN SAS ) Bangka Belitung. Pertemuan kedua lembaga yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor UNMUH Babel, ini adalah dalam rangka koordinasi dan studi edukasi dan sistem penjaminan mutu internal.
Rektor UNMUH Babel Fadilah Sabri, S.T.,M.Eng, yang juga di dampingi sejumlah jajarannya dalam kesempatan membuka acara menyebutkan bahwa UNMUH Babel tentu menyambut baik atas kunjungan LPM IAIN SAS Babel ini dan berharap ke depan 2 lembaga pendidikan tinggi (PT) akan semakin mampu menjaga silaturahim, kemitraan serta sama –sama berkontribusi melakukan berbagai terobosan penjaminan mutu demi meningkatkan kualitas SDM yang terbaik untuk agama, bangsa dan negara.
Ia juga menyebut bahwa UNMUH Babel terus berupaya membenahi segala sektor yang ada baik menyangkut peningkatan akreditasi, peningkatan sumber daya manusia (sdm), fasilitas dan sebagainya. Hal ini tentu harus dilaksanakan sesuai dengan aturan dan visi –misi pendidikan tinggi Muhammadiyah.
”Salah satu yang juga menjadi peraturan ketat yang di terapkan UNMUH Babel ini adalah kampus bebas asap rokok, makanya sampai banyak mahasiswa yang tidak mau di kantin kampus ini, karena memang tidak boleh merokok,”sebut Fadilah Sabri.
Kampus Bebas Asap Rokok bagi Kampus UNMUH Babel merupakan sebuah keharusan yang di patuhi semua komponen yang ada di dalamnya, termasuk UNMUH Babel juga tidak mengizinkan adanya kegiatan atau promosi-promosi rokok di kampus in.”Bahkan hal-hal semacam ini kita haramkan di kampus UNMUH Babel ini. Karena kami sangat komitmen bahwa ini adalah bagian dari proses didikan dan disiplin tinggi di kampus ini dan harus menjaga marwah universitas ini,”sebutnya.
Ia juga mengaku yakin kebijakan ini akan bisa diterapkan dan di patuhi oleh semua warga UNMUH Babel, walaupun memang di awal kebijakan ini memang akan dirasakan berat, namun secara bertahap dan disiplin kebijakan ini benar-benar akan dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya.
”Kebijakan semacam ini sekaligus akan menjadi tantangan bagi kita untuk mulai menerapkan sekaligus menjaga mutu dan kualitas unggulan universitas ini, dan semua bisa di wujudkan dan hanya bisa berawal dari kedisiplinan, makanya kita buat aturan yang tidak menyusahkan tapi mendisiplinkan untuk kita semua untuk terus belajar menjadi lebih baik,”tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN SAS Babel, Dr.Irawan, M.Si di dampingi jajarannya menilai bahwa secara lokal pihaknya dapat melihat berbagai terobosan dan pengembangan kampus yang dilakukan oleh UNMUH Babel ini sudah cukup baik dan ini terbukti dari semenjak masih menjadi STKIP Muhammadiyah Babel dan kemudian kini telah berubah status menjadi Unversitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
“Dari pengamatan kami melihat bahwa dari beberapa persyaratan yang telah berhasil di lengkapi saat masih menjadi sekolah tinggi maupun sekarang sudah jadi universitas , begitu juga untuk peningkatan sdm dan persiapan-persiapan doumen yang ada di UNMUH ini , kami kira juga cukup lengkap dan komprehensif dan ditopang lagi oleh sdm yang mumpuni,”sebut Irwan.
Ia berharap ke depan antara LPM IAIN SAS Babel dengan LPM UNMUH Babel juga akan semakin mampu membangun sinergitas, saling membantu, saling suport dan bekarjasama lebih dalam hal pengembangan perguruan tinggi. Irwan juga menyebut bahwa kerjasama semacam ini juga dilakukan IAIN SAS Babel dengan perguruan tinggi lainnya di Babel maupun jajaran nasional.
Ia berharap antara IAIN SAS Babel dan UNMUH Babel akan mampu menjadi patner sharring yang makin baik ke depan, apalagi kami juga melihat bahwa di UNMUH Babel ini juga memiliki terobosan yang cukup baik, demikian juga dengan perguruan tinggi milik Muhammadiyah lainnya di Indonesia yang juga sudah memiliki roap map standar nasional maupun internasional.
“Oleh karenanya hal-hal semacam ini perlu sekali untuk kita saling berkoordinasi, saling sinergi demi mencapai hakikat pendidikan yang saya kita semua kampus sama, yakni membangun sdm yang berakhlak mulia, cerdas dan mampu berkontribusi untuk agama, bangsa, negara bahkan di dunia internasional,”harapnya Irwan lagi.(liya)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.