Enter your keyword

post

Rektor Unmuh Babel & Sahabat “Tukang Ngulon “Sejati

Siap Cerahkan dan Majukan Unmuh Babel

Rektor Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung,Fadilah Sabri, ST.M.Eng berkomitmen akan terus mengajak seluruh dosen dan jajaran lainnya di lingkungan Unmuh Babel untuk senantiasa menyamakan persepsi , menyamakan niat sehingga akan mampu membentuk gagasan yang besar untuk membawa kampus Unmuh Babel tercinta ini menjadi kampus yang berkemajuan dan mencerahkan.

Untuk mencapai apa yang di cita-citakan bersama ini, maka perlu semangat yang besar dari orang-orang yang besar yakni orang- orang yang memiliki cita-cita besar, yang mau menyatukan konsep yang sama, menyatukan hati.

“ Seorang leader atau pemimpin itu harus jadi Tukang Ngulun , yakni bagaimana harus menjadi orang yang memiliki hati yang bersih , pikiran yang cerdas, mampu melakukan aksi atas rencananya dan mengkonkritkan semua gagasannya, karena tukang ngulun yang seperti inilah yang kita inginkan , yakni punya gagasan , punya narasi , punya aksi dan punya karya,”dorong Ustad Fadilah Sabri disela-sela menggelar Pelatihan Tukang Ngulon bagi para Dosen dan Karyawan Unmuh Babel beberapa waktu lalu di Santika Hotel Bangka.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam( P4TK IPA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia S.Pd.,M.Pd, bahkan juga ikut mendukung percepatan terwujud mimpi besar yang diharapkan oleh Rektor Unmuh Babel, Fadilah Sabri.

”Perjuangan besar Muhammadiyah itu harus di isi oleh para sumber daya manusia (SDM) dengan Semangat Kawah, Pacak dan Tukang Ngulon.Dengan selalu komitmen terhadap 3 sikap ini, maka Unmuh Babel akan bisa melahirkan kader-kader, pemimpin masa depan keluarga, agama bangsa dan negara Indonesia,”ujar Mantan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bangka Belitung tersebut.

Menurut Enang, Muhammadiyah selalu konsisten mendidik para kader-kadernya yang memiliki karakteristik leadership, mental Tukang Ngulon. Sebab tukang adalah karakter lokal tetapi bisa menjadi karakter nasional.

“Babel punya nilai locak wisdom yang sangat bagus yaitu Kawa, Pacak dan Tukang Ngulon , dan karakteristik inilah yang harus terus dirawat dan di emplementasikan dalam kegiatan-kegiatan yang lebih strategis untuk menghasilkan dan mengembangkan sdm unggul demi Islam dan Indonesia maju,”harap kader Muhammadiyah yang dikenal cukup militan yang satu ini.

Penulis buku sekaligus pemerhati budaya Bangka Belitung Ahmadi Sofyan juga mengaku siap mendukung dan mengapresiasi inovasi-inovasi ataupun gagasan baru yang akan membawa Unmuh Babel terus berkemajuan dan mencerahkan yang dilakukan oleh Rektor Unmuh Babel.

” Tentu sebagai kader Muhammadiyah sekaligus sahabat-sahabat yang sudah cukup lama dekat dengan pak rektor Unmuh Babel, bapak Fadilah Sabri, maka InshaAlloh kita semua selalu siap mendukung beliau yang memang dikenal sebagai ustad Tukang Ngulon. Sejatinya orang-orang yang punya karakter Tukang Ngulon dimana pun harus selalu ada, supaya mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi perusahaannya maupun perguruan tinggi atau lembaga manapun yang dipimpinnya,”tambah Ahmadi Sofyan lagi.(Humas/ UNMUH Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.