Enter your keyword

post

Rektor Unmuh Babel : Arah Pembangunan Pangkalpinang Harus Lebih Berbenah Dan Bijak

PANGKALPINANG – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng. , mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Pangkalpinang, ke-264 tahun yang bertepatan dengan tanggal 17 September 2021. Rektor Unmuh Babel ini berharap dengan usia Kota Pangkalpinang yang sudah cukup tua, maka diharapkan pembangunan di Kota Pangkalpinang dapat semakin lebih baik sekaligus pemerintahnya pun juga dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.

“ Tak ada salahnya membandingkan Kota Pangkalpinang sebelum-sebelumnya dengan kondisi yang ada sekarang. Ini penting sebagai bahan evaluasi bersama, kemudian segera membuat program secara terukur, terencana dan harus terlaksana (3T),”ujar Fadillah Sabri disela-sela acara Upgrading Pimpinan Rapat Kerja Jangka Menengah dan Rapat Kerja Anggaran Tahun 2021 Unmuh Babel, Jum`at (17/09/2021)
Ia menilai wajah Kota Pangkalpinang memang lebih banyak berubah. Ini juga ditandai dengan adanya upaya-upaya pemerintah untuk mempercantik Kota Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Bangka Belitung.

“ Kita mengapresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut sebab yang namanya ibu kota itu, memang harus punya daya tarik, daya ungkit yang besar bagi kota-kota di sekitarnya,”dorong ustad yang akrab disapa Ustad Tukang Ngulon ini.

Ia mendorong agar Kota Pangkalpinang dapat terus berbenah terutama dalam mencari solusi terbaik atas berbagai persoalan yang kerap di hadapi sang ibukota provinsi Babel ini, mulai dari masalah banjir, tingkat kemacetan yang mulai sering terjadi dan sebagainya.
Semua ini harus segera dipikirkan langkah dan strateginya, misalnya untuk jalur-jalur yang menjadi kawasan pembangunan wilayah pemukiman, maka harus berkesesuaian dengan peraturan tata kota atau Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah ada.

Ia menilai bahwa sekarang ini sudah banyak sekali pengembangan perumahan yang berdiri di Kota Pangkalpinang. Sehingga hal ini juga harus menjadi perhatian bersama dari semua pihak, untuk betul-betul jeli melihat dan mengukur hal ini apakah sudah sesuai apa belum. Ini menjadi penting karena sebab nanti kalau sudah banyak, maka akan semakin susah mengaturnya.

Bisa diambil contoh di daerah Kampak Pangkalpinang. Saat ini kawasan Kampak pun telah menjadi kawasan pengembangan perumahan yang cukup signifikan oleh berbagai developer atau investor dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Oleh karenanya ini harus ditata sesuai aturan atau RTRW Kota Pangkalpinang yang telah ada tadi, termasuk untuk penataan daerah pasar, persampahan dan sebagainya. Point-point ini penting untuk segera ditindaklanjuti, sebab inilah isue yang memang kerap di hadapi di Kota Pangkalpinang,”sebut dosen master ilmu teknik sipil yang satu ini.

Pangkalpinang ini adalah gambaran wajah Provinsi Bangka Belitung secara keseluruhan, dan karenanya harusnya bisa terawat lebih baik dan menjadi tolak ukur serta semua aspek pembangunan yang dilakukan pun harus mampu di rasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sebab jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dia tergolong orang yang beruntung, tetapi barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka.

“Mari kita dukung agar semua aspek pembangunan di Kota Pangkalpinang ini dapat berjalan terencana, terukur dan terlaksana, saya yakin kita semua pun sudah tau akan hal penting ini, terlebih di usia kota yang disebut oleh Presiden Soekarno sebagai Pangkal Kemenangan ini, usianya 264 tahun , artinya sudah cukup tua, sehingga sudah seharusnya mampu lebih berbenah diri dan bijak dalam menata semua aspek pembangunannya, sekaligus sebagai bekal bagi kelangsungan hidup bgenerasi penerus di masa mendatang. ”sebut Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung ini.(Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.