Enter your keyword

post

Rektor Beri Pesan Bijak Pada 184 Peserta KKN, Jadilah Agent Perubahan, Selalu Tebar Kebaikan

Rektor Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung, Fadilah Sabri, S.T.M.Eng menyebutkan bahwa tulang punggung kemajuan dari sebuah negara juga terletak pada tingkat kemajuan kampung atau desanya. Hal ini disampaikan oleh rektor UNMUH Babel, dalam acara pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNMUH Babel Angkatan ke-1 Tahun Akademik 2020/2021 dengan tema ”Agen Perubahan Balik Kampung, Berkontribusi Dalam Percepatan Penanggulangan Dampak Covid-19 di Era New Normal”. Yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat, Senin (25/01) pagi secara virtual meeting zoom.

Pelepasan KKN UNMUH Babel Angkatan ke-1 ini juga dihadiri oleh sejumlah jajaran pejabat, dekan, kepala prodi dilingkungan UNMUH Babel antara lain, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNMUH Babel Dzihan Khilmi Ayu Firdausi, M.Pd.Pjs, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, AIK dan Sistem Informasi Gatot Aprianto, Dekan FKIP Yunita,M.Pd, Kepala Prodi dan staf di lingkungan UNMUH Babel lainnya. Pelepasan ini juga disaksikan oleh para bupati/walikota,para Kepala Bappeda, camat, kades, lurah dari 7 kabupaten/kota se Provinsi Bangka Belitung.

Menurut Fadilah Sabri, jika seorang dapat kembali pulang ke kampungnya, maka itu berati bahwa ia juga diberikan mandat dan kepercayaan baik oleh kampus maupun oleh masyarakat yang ada di desa tersebut. Seseorang belum dikatakan sukses bila hanya terkenal dan banyak berbuat di luar, tetapi tidak pernah berbuat untuk kampungnya.

”Makanya tema KKN UNMUH Babel Angkatan 1 ini sangat pas sekali , sebab mesti berada di tengah pandemi covid yang membuat semuanya menjadi serba terbatas, tetapi kita tetap bisa berbuat lebih banyak untuk kampung kita, dan jangan pernah malu untuk terus melakukan kebaikan terlebih di tengah kondisi pandemi sekarang ini”ujarnya.

Ia juga mengajak khususnya kepada 184 mahasiswa UNMUH peserta KKN Angkatan 1, untuk menjadi agen perubahan yang senantiasa memberikan kebaikan-kebaikan. Jadilah laksana matahari yang selalu menyinari dimanapun kita berada.

Matahari adalah simbol organisasi Muhammadiyah dan juga berati simbolnya UNMUH Babel. Yang bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh kader maupun seluruh civitas akademika termasuk UNMUH Babel bahwa hakekatnya seorang pemimpin itu adalah matahari yang akan terus memberikan pengaruh dan tanpa pernah berhenti bersinar.

Dimalam hari bukan mataharinya yang tak bersinar, tetapi karena bumilah yang membalikan dirinya dari matahari. Sebab itu jangan sekali-kali membalikan cahaya, karena cahaya itu lah yang akan memberikan kita pencerahan.

Simbol matahari ini sangat mendalam, karenanya kepada para mahasiswa UNMUH Babel, jadilah matahari-matahari di setiap desa, di setiap keluarga, berilah pencerahan tanpa pamrih dan selalu hanya mengharap Rhido Alloh SWT. Semangat inilah yang juga tertuang di dalam Hymne UNMUH Babel. Agar senantiasa dan bersama-sama berbuat kebaikan sebanyak-banyak untuk mecari rhido Alloh SWT.

Demikian halnya bagi para peserta KKN UNMUH Babel Angkatan 1 Tahun Akademik 2020/2021, agar teruslah berbuat baik, saling bersinergi dengan masyarakat dan seluruh perangkat pemerintah di setiap tingkatannya desa, kelurahan, kabupaten/kota, maupun provinsi. Mudah-mudahan dengan sinergi inilah akan menjadi kekuatan khususnya pula dalam membangun Provinsi Bangka Belitung terutama di tengah berbagai upaya menanggulangi dari berbagai dampak akibat pandemi covid-19 bersama masyarakat baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keagaaman.

“Jangan lihat perbedaan, karena kalau memang berbeda jangan disama-samakan dan kalau memang sama jangan dibeda-bedakan. Ini adalah filosofi dan juga prinsip hidup bersama di tengah masyarakat yang harus kita pegang. Walaupun hakekatnya kita semua adalah berbeda, namun ingatlah bahwa kita juga adalah sama-sama sebagai mahkluk Alloh SWT dan sama-sama akan kembali kepada Alloh SWT. Sebab kebaikan dan amal soleh lah yang juga akan menjadi modal bagi setiap insan yang beriman untuk kembali ke kampung yang hakiki yakni kampung akhirat nantinyA,”ajak tokoh mubaliq Bangka Belitung yang satu ini.

Ia berharap peserta KKN UNMUH Babel Angkatan ke-1 berjumlah 184 orang yang akan melaksanakan kegiatan KKN selama 32 hari dan tersebar di 20 desa di 7 kabupaten/kota se Provinsi Bangka Belitung ini senantiasa mampu menjaga nama baik dirinya, keluarga dan almamater UNMUH Babel, mampu memberikan kesan dan semangat yang baik bagi semuanya. Jangan pernah balik kampung kalau tidak sukses, jangan kembali pulang kalau tak kan menang. Dan jangan menjadi manusia yang baru memberi kalau diminta, sebab itu biasa, tapi kalau mampu memberi tanpa diminta itu baru luar biasa,”dorongnya lagi.(Humas/UNMUH Babel)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.