Enter your keyword

post

PPPPTK IPA Bandung dan Unmuh Babel Ajak Guru IPA se Babel Jadi Guru Hebat dan Dekat dengan Tuhan

PANGKALANBARU – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) Bandung bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung menyelenggarakan Bimbingan Teknis Edusciencetechnopreneur Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi Guru IPA Tahun 2021.

Kegiatan yang berlangsung berlangsung dari 12 – 16 Oktober 2021 di Ballroom Hotel Santika Bangka ini dibuka oleh Direktur Kepala PPPPTK IPA Enang Ahmadi,S.Pd.,M.Pd. yang diwakili oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng yang juga merupakan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung.
Dihadapan 60 peserta yang hadir, Rektor Unmuh Babel menyebutkan bahwa sudah saatnya dunia pendidikan harus saling menguatkan demi peningkatan kualitas pendidikan di Bangka Belitung yang semakin berkemajuan dan mencerahkan.

Sebagai seorang guru yang tugasnya utamanya adalah mendidik generasi penerus bangsa, penerus umat, maka dituntut mampu menjadi suritauladan yang baik bagi sumberdaya manusia (SDM) yang didiknya.

“Harus pandai menghargai waktu dan mampu mengimplementasikan keikhlasan dalam setiap tindak sikap dan perbuatan. Sehingga InshAlloh dengan ini semua, akan berubahlah semangat lelah tersebut menjadi Lillah,” ujar tokoh mubaliq Bangka Belitung ini.

Fadillah Sabri mengaku lahir dari keluarga besar guru dan juga kemudian juga menjadi guru sejak tahun 1990 di Yogyakarta hingga saat ini menjadi rektor sekaligus dosen di Unmuh Babel. Karenanya itu ia mengajak kepada para peserta untuk bersyukur dan bangga menjadi guru, karena profesi guru adalah mulia.

Rektor Unmuh Babel ini juga mengapresiasi atas terlaksananya bimtek ini, karena akan sangat bermanfaat dalam pengembangan kompetensi guru IPA termasuk mengembangkan potensi lokal yang ada di Bangka Belitung. Sebab guru IPA memegang tugas dan peranan yang sangat luas. Kajian ilmu IPA juga sangatlah luas meliputi isi alam semesta.

Guru IPA merupakan guru yang pekerjaannya adalah tentang bagaimana mengolah daya pikir. Guru IPA juga guru yang paling dekat dengan alam semesta yang ciptakan oleh Tuhan, sehingga guru IPA adalah guru yang seharusnya paling dekat dan senantiasa taat dengan tuhan,” tambah dosen Ilmu Teknik Sipil ini.

Guru IPA adalah sumber daya manusia yang pekerjaannya senantiasa akan terintgerasi dengan isi alam semesta. Sedangkan guru-guru di luar IPA mungkin akan lebih jarang dapat melakukan banyak hal, kajian yang berkaitan langsung dengan konten-konten alam semesta termasuk tentang manusia yang diciptakan Tuhan sebagai karunia dan tanda-tanda KekuasaanNYA.

”Alam ini adalah laboratoratorium terbaik bagi kita termasuk anak-anak didik kita. Karenanya mari terus berikhtiar mengembangkan kapasitas diri menjadi guru IPA yang memang sudah hebat ini jadi lebih hebat dan senantiasa taat serta patuh kepada sang pemilik bumi dan langit beserta seluruh isinya,” sebutnya.

Ketua Panitia kegiatan Bimbingan Teknis Edusciencetechnopreneur Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi Guru IPA Tahun 2021,Winda Purnasari,M.Pd menyebut bahwa kegiatan ini diikuti 60 guru IPA dari perwakilan 7 kabupaten/kota se Bangka Belitung.

“Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama PPPPTK IPA Bandung dengan Unmuh Babel. Dan dari kegiatan ini kita harapkan akan semakin terus mendorong SDM guru IPA kita untuk semakin mengoptimal kompetensi diri demi peningkatan kualitas pendidikan khususnya di Bangka Belitung yang lebih baik,” dorongnya. (Rel)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.