Enter your keyword

post

Pemimpin dan Rakyat Harus “Adil”, Patuhi Prokes Covid-19

Pemimpin dan Rakyat Harus “Adil”, Patuhi Prokes Covid-19

Banyaknya dugaan kasus berkeremun dan pelanggaran protokol covid, termasuk melibatkan sejumlah tokoh masyarakat bahkan tokoh agama bahkan sampai berurusan dengan hukum atau kepolisian, akhir-akhir ini. Hal ini juga ikut membuat prihatin sejumlah tokoh agama di Babel, termasuk salah satunya adalah dari Ust. Jauhar Ridloni Marzuq, LC., MA.

Alumni Al Azhar Kairo Mesir ini menyebut, semua poin kehidupan negara adalah di penguasa atau pemimpinnya. Oleh karenaya dalam Islam sangat mengatur jelas bahwa seorang pemimpin itu tidak hanya cerdas, bijak tetapi juga harus berlaku adil. Karena apa yang diperbuat oleh seorang pemimpin kelak di akhirat pasti akan diminta pertanggungjawabannya oleh Alloh SWT.

” Semua poin kehidupan negara ada di penguasa. Dia harus berlaku adil, sehingga siapa pun yang melanggar maka harus diambil tindakan. Termasuk kalau pemimpinya itu salah, maka dia tidak kebal dan tetap harus di proses sesuai aturan hukum yang berlaku,”sebutnya.

Jauhar mencontohkan di sebuah negara zionis macam israel sekalipun, ketika ada pemimpin tertinggi negara itu yang bersalah termasuk perdana menterinya yang beberapa waktu lalu menghadapi kasusnya ia datang ke depan pengadilan dan disidang di depan mahkamah hukum negaranya.

Artinya di negara seperti israel saja, sang pemimpin tertinggi itu, tidak kebal hukum, tetap di proses hukumnya dan ada iktikad baik datang ke pengadilan bahkan ia juga tidak menghalangi proses hukum tersebut. Hal ini di banyak negara juga semua warga negara diberlakukan sama.

“Karenanya pemimpin itu harus memberi contoh , paling tidak jangan terlalu keras, artinya kalau dalam konteks ini pemimpin atau penguasanya saja tidak bisa 100 persen mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, maka jangan suruh rakyat atau orang lain juga harus mematuhi protokol kesehatan 100 persen juga, apalagi kalau kita sendiri justeru sebagai pemimpin yang melanggar,”sebut ustad Jauhar lagi.(Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.