Enter your keyword

post

MUI- Rektor Unmuh Babel Apresiasi Syibilal Babel

PANGKALPINANG – Tokoh Mubalig Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.M.Eng sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Gubernur Provinsi Bangka Belitung yang telah resmi melaunching mengapresiasi Program Syiar Sembelih Halal Bangka Belitung (SYBILAL BABEL) yang diinisiasi Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Provinsi Bangka Belitung.

Hal ini, kata dia, memang sangat penting karena selama ini masih banyak sekali bahan-bahan konsumsi masyarakat termasuk perihal daging yang cenderung syubhat atau mengandung ketidakjelasan halal haramnya. Hal ini pun terjadi karena akibat ketahuan masyarakat.

”Masih banyak yang tidak jelas halal haramnya, karena masyarakat juga tidak paham, sehingga anggapannya yang penting cukup bismillah. Oleh karena itu dengan adanya Syibilal ini, semoga ke depan masyarakat pun akan lebih merasa tenang, tidak ragu-ragu lagi dalam memiliih bahan konsumsinya , karena semua informasi sudah jelas mana yang halal dan haramnya,’sebut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung tersebut.

Ia menilai dengan telah dilaunchingnya program Syibilal ini, maka ini akan menjadi sebuah langkah maju dan patut mendapatkan dukungan dari semua element masyarakat.” Syibilal ini lucu kalau tidak di dukung, terlebih mayoritas penduduk kita adalah muslim , masak iya sampai kita tidak punya pusat penyembelihan yang halal. Apalagi kita tau sendiri konsekuensi dosanya besar kalau mengkonsumsi makan barang haram,’sebutnya.

Sekretaris Umum (Sekum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,KH.Akhmad Luthfi didampingi Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo sebelumnya pun juga sudah menyebut bahwa Program Syiar Sembelih Halal Bangka Belitung (SYBILAL BABEL) ini memang diinisiasi Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Provinsi Bangka Belitung. Bahkan Program Syibilal Babel ini pun sudah resmi dilaunching oleh Gubernur Bangka Belitung beberapa waktu lalu.

Sekum MUI Babel yang satu ini juga mengaku bersyukur dengan telah adanya program Syibilal Babel ini yang memang bertujuan dalam meningkatkan kemampuan teknis dalam penyembelihan hewan termasuk hewan qurban berdasarkan hukum syariat Islam.

“ Tentunya kami dari MUI Babel sangat mengapresiasi dilaunchingnya program Syibilal ini termasuk dibentuknya badan kepengerusan Syibilal ini. Sehingga nantinya program ini tidak sekedar dalam bentuk sembelihan hewannya saja tetapi juga sudah ada organisasinya,”ujar Akhmad Luthfi.

Menurut Akhmad Luthfi dengan adanya Syibilal ini maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui LPPOM MUI juga sangat berkepentingan untuk terus mendorong kesadaran masyarakat termasuk juga para pelaku usaha pemotongan hewan terhadap pentingnya menguasai tata cara penyembelihan hewan yang halal berdasarkan ketentuan hukum Islam.

“Alhamdulilah Syibilal ini akan semakin menjadi jalan bagi kita semua semakin teredukasi dalam memahami pentingnya tentang cara yang baik dan benar dalam proses penyembelihan atau pemotongan hewan yang halal sesuai syariat Islam. Apalagi ini juga semakin dekat dengan pelaksanaan hari raya qurban atau Idul Adha 1442 yang mana biasanya setiap masjid akan melaksanakan pemotongan hewan qurban, dan di masjid-masjid kita di Babel yang berjumlah lebih dari 80 masjid ini pasti akan melaksanakan pemotongan hewan qur`ban,”tambahnya. (Unmuh Babel/ MUI Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.