Enter your keyword

post

Mahasiswi HW Unmuh Babel Jadi Duta Fordas Babel, Rektor Dorong Sebagai Srikandi Tukang Ngulon Selamatkan Alam Babel

PANGKALPINANG – Siti Zahwa dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester 5 yang juga merupakan Qobilah Depati Amir Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung berhasil terpilih menjadi Duta Fordas Babel Tahun 2021.

Pemilihan duta Fordas Babel merupakan salah satu rangkaian acara dari suksesnya penyelenggaraan kegiatan Jambore Lingkungan -2 Tahun 2001 Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Bukit Penyabong Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat yang telah dilaksanakan pada 21-23 Oktober 2021, tema” Relawan Lingkungan Cerdas, Berbudaya dan Bermartabat”.

Atas pencapaian mahasiswi Unmuh Babel dari ortom Hizbul Wathon tersebut, Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng mengaku bersyukur dan menyambut gembira atas keberhasilan para mahasiswi tersebut. Menariknya dalam kesempatan ini tim HW Unmuh Babel juara terpilih menjadi juara 1 untuk kategori jelajah alam.

“Saya optimis, duta fordas kita yang merupakan seorang mahasiswi ini akan mampu menjadi srikandi tangguh yang siap mengajak, mengulon dan mendorong lebih banyak lagi kesadaran masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam melindungi lingkungan alam Bangka Belitung dari ancaman kerusakan lebih parah dan kepunahan,”dorong sang ustad Tukang Ngulon ini.

Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Bangka Belitung ini mendorong kesadaran bagi semua orang- orang yang memang memiliki kepedulian termasuk dengan berbagai persoalan lingkungan ini yang barang tentu menjadi pekerjaan rumah bersama untuk bagaimana menata dan memperbaiki lingkungan khususnya Babel yang semakin hari semakin rusak baik itu oleh penambangan ilegal ataupun penebangan atau ilegal loging dan sebagainya.

Ia menyebut bahwa banyak sekali tantangan yang sekaligus menjadi permasalahan lingkungan yang di tengah hadapi era kini termasuk, pencemaran tanah, pencemaran air, pencemaran udara dan sebagainya.

“Kita butuh solusi termasuk harus menyiapkan generasi-generasi milineal, yang memiliki visi , pengetahuan, tentang pentingnya lingkungan yang sehat, lingkungan yang lestari serta siap untuk mewakafkan dirinya dalam melakukan berbagai aksi penyelamatan lingkungan yang memang tidak lah mudah,”tambahnya.(Humas/ Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.