Enter your keyword

post

Mahasiswa Agen, Lawan Lips Service Is Ngerapek

PANGKALPINANG – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng, menilai bahwa salah satu barometer kemajuan kampus, juga akan terlihat dari aktif tidaknya pergerakan organisasi mahasiswa di internal kampus maupun eksternal kampus.

Khususnya di lingkungan dunia pendidikan Muhammadiyah, pergerakan mahasiswa juga senantiasa diharapkan mampu membawa kemampataan yang besar bagi persyarikatan, masyarakat bangsa dan negara. Hal ini disampaikan orang nomor satu di Unmuh Babel tersebut disela-sela menerima kunjungan Presiden Mahasiswa (Presma) Unmuh Babel, Muhammad Firdaus dan tim, di ruang kerja rektor Jumat (02/07/2021) sore.
Fadillah Sabri mencontohkan, setelah adanya pernyataan Ketua BEM Universitas Indonesia, Leon Alvinda Putra terkait “Jokowi: The King of Lip Service”. Pernyataan ini pun langsung viral dan membuat hingga membuat berang banyak pihak melalui rektorat Universitas Indonesia yang berakhir dengan “pembinaan” kepada Ketua BEM UI beserta timnya.

Padahal menurutnya apa yang dilakukan Ketua BEM UI dan timnya tersebut, adalah mewakili perasaan mahasiswa dan seluruh masyarakat Indonesia. Sebab pemuda dan mahasiswa haruslah berani menjadi perwakilan atau agent perubahan bagi masyarakat. Peran pemuda dan mahasiswa Indonesia yang telah terbukti dalam menyuarakan suara rakyat sejak masa proklamasi, orde lama, orde baru hingga reformasi, seharusnya tidak boleh surut sampai kapan pun, meskipun selalu akan ada konsekuensi berhadapan menghadapi tabiat rezim yang sedang berkuasa yang pastinya tidak mau diganggu/ di kritik.

Jika memang ada kritikan dari mahasiswa yang notabennya masih punya yang namanya idealisme , maka pihak-pihak yang merasa “ tersinggung” jangan juga selalu berpikir ada yang membacking dan sebagainya. Karena sebenarnya mahasiswa itu adalah barang mahal di republik ini dan kecerdasan rakyat itu ada di pemuda yang kritis dan mempunyai idealisme. Sebab sikap mudah tersinggung dan semacamnya inilah yang akan rakyat semakin menafsirkan sebagai upaya pembungkaman terhadap suara gerakan dan aspirasi pemuda dan mahasiswa.

Sebagai aktivis di berbagai organisasi kampus maupun eksternal kampus sejak tahun 1990 sampai sekarang, Fadillah Sabri mengaku sudah kenyang dengan semua lika-liku perjuangan seperti halnya yang dialami oleh mahasiswa termasuk Leon Alvinda Putra dan kawan-kawan dari Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini, bahkan fitnah dan sebagainya juga sudah direngkuh.

Makanya setelah menjadi dosen maupun rektor, ia mengaku membuka sikap welcome bahkan justeru meminta mahasiswa lebih kritis terhadap apapun. Karena mahasiswa tidak hanya diminta memberikan solusi, tapi kehadirannya memang harus memberikan tugasnya.

“Bagi saya lips service is Ngerapek itu sama-sama mengartikan sebagai sebuah janji yang tidak bisa ditepati terlebih oleh orang yang mengaku dan merasa dirinya sebagai pemimpin. Sebab ketika kita itu menjadi pemimpin atau apapun namanya, makanya omongan kita itu akan menjadi pegangan orang. Tentu saja kondisi ini semua pelajaran bagi kita semua termasuk saya selaku rektor. Dan karena itu mahasiswa sekali lagi harus jadi agent terdepan bersama rakyat dalam melawan Lips service is Ngerapek,”ujarnya.

Karena salah satu ciri orang beriman itu adalah mampu menempati janji, tidak anti atau alergi dengan kritik.Yakinlah selama kita punya prinisp,saat kita di kritik bahkan pitnah sekalipun, tapi bila bisa membuktikan tidak bersalah, maka tidak ada yang perlu diherankan apalagi ditakutkan.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Muhammad Firdaus memastikan bahwa Presma Unmuh Babel siap untuk bergerak lebih aktif memberikan kemanfataan positif bagi lingkungan di internal kampus maupun di eksternalnya.” Peranan Presma sebagai organisasi resmi mahasiswa khususnya di Unmuh Babel, harus lebih eksis dari periode sebelumnya , saya tidak mau hanya ikut-ikutan tapi wajib semakin berkemajuan dan mencerahkan,”tambahnya.( Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.