Enter your keyword

post

Fadillah Sabri : Ciri Khas dan Sejarah Jerambah Gantung Tetap Disandingkan Dengan Konsep Modern

Salah satu tokoh pendidikan Bangka Belitung Fadillah Sabri, S.T.,M.Eng berharap dengan peresmian Jerambah Gantung Kerabut Pangkalpinang pada 4 Maret 2021, maka akan mampu memberikan dampak multi fungsi. Bukan saja untuk mengurai kemacetan dari arah Kota Pangkalpinang ke Kabupaten Bangka atau sebaliknya. Terlebih di saat di jam-jam sibuk/ jam kerja atau jam perkuliahan.

Disamping dapat mengurai masalah kemacetan, Jerambah Gantung Kerabut Pangkalpinang juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat 2 daerah yakni Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, wabilkhusus Kerabut, Balunijuk dan sekitarnya akan bertumbuh pesat.

“Setidaknya hingga 5 tahun ke depan, kita optimis akan ada pertumbuhan luar biasa yang bisa di alami Pangkalpinang dan Bangka Induk. Oleh karenanya saya sebagai rektor, sebagai akademisi dan sebagai Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) sekali lagi memberikan ucapan selamat atas peresmian ini, Bismillah dan InshaAlloh niat baik kita di Rhidoi oleh Alloh SWT,”harap tokoh Mubalig Bangka Belitung yang satu ini disela-sela menerima kunjungan kerja Tim Diskominfo Kota Pangkalpinang, Rabu(03/03) di Ruang Kerja Rektor Unmuh Babel.

Tokoh yang juga dikenal sebagai Ustad “Tukang Ngulun” ini juga berharap icon Jerambah Gantung Pangkalpinang semakin membawa dampak positif bagi kemajuan pembangunan sektor pariwisata dan bahkan juga bagi dunia pendidikan juga bagi di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung secara universal.

“Makanya kalau bisa, besi penyanggah jembatan lama yang dulu pernah ada itu jangan di buang, supaya orang-orang yang melewati jembatan tersebut maupun wisatawan yang berkunjung tetap akan bisa mengenang dan memaknai pentingnya menghargai sejarah perjuangan bangsa ini,”ujarnya.

Dosen ilmu teknik sipil ini seraya optimis bahwa pondasi yang di bangun pada Jerambah Gantung ini sudah bagus dan kokoh, karena memang di bangun oleh tenaga ahli konstruksi yang handal dan terpercaya.” Banyak alumni-alumni kita yang terlibat dalam konstruksi ahli dalam pembangunan jembatan ini, maka saya tau dan optimis bahwa jembatan ini sangat kokoh dan sudah bagus,”tambahnya lagi.

Menurutnya, dengan memberikan pandangan yang positif tentang sejarah dan perjuangan bangsa ini, maka akan memberikan dampak positif bagi pendidikan para generasi muda di masa depan, akan pentingnya menghargai sejarah bangsa, memiliki sikap nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa. Sebab sebuah bangsa yang besar adalah negara yang mencintai dan menghargai sejarah bangsanya.

Dengan tetap mempertahankan atau minimal menyandingkan salah satu ciri khas dan nilai sejarah yang pernah ada di daerah ini, maka orang akan semakin mengenal bahwa ada jembatan gantung, yang memang betul-betul sudah ada dan telah di bangun sejak zaman penjajahan kolonian Belanda dulu.

“Saya sendiri juga sudah pernah melihatnya, namun kala itu baru bisa dilewati hanya untuk para pejalan kaki. Karena itu diharapkan biarpun sekarang sudah di bangun dengan konsep modern, sekaligus sudah di lewati kendaraan roda empat, tapi kita tetap ingin icon aslinya juga tetap terjaga dan menjadi ciri khasnya yang bisa menarik orang untuk berkunjung, berwisata ke Pangkalpinang maupun Bangka Belitung umumnya,”harap Fadilah Sabri lagi.(Humas/ Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.