Enter your keyword

post

Asyraf Suryadin : Kita Dorong Semua Perpustakaan Muhammadiyah di Babel Terakreditasi

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asyraf Suryadin menyebut bahwa tugas pemerintah melalui dinas ini nyatanya tidak hanya untuk mencerdaskan masyarakat Babel yang berada pada tataran sekolah, tetapi juga keberadaannya di tataran desa.

Oleh karenanya ia juga mengajak peran serta sumber daya manusia (SDM) perpustakaan yang ada di lembaga-lembaga pendidikan milik Muhammadiyah termasuk Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung untuk bisa bersinergi membantu tugas pemerintah meningkatkan minat baca masyarakat hingga ke pelosok desa sehingga akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik.

“Tugas ini merupakan tanggungjawab bersama yang mengharuskan kita siap untuk turun kesana kemari menyentuh semua lini,”sebut Asyraf.
Asyraf mendorong Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Babel dan lembaga pendidikannya tersebut untuk segera mengatur startegi terbaik dan mengajukan permohonan untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dengan pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung khususnya Gubernur Bangka Belitung.

Sehingga diharapkan gubernur ke depannya dapat memberikan rekomendasi maupun langkah pelaksanaan program bahkan penyiapan payung hukumnya melalui para pembantunya di masing-masing OPD terkait termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Belitung, Dinas Pendidikan hingga para kepala sekolah.

“Saya yakin kalau sudah ada MoUnya dengan Pemerintah Bangka Belitung khususnya Pak Gubernur, maka selanjutnya akan lebih mudah untuk membuat perjanjian kerjasama (PKS) dengan dinas pendidikan maupun satuan lembaga pendidikannya. Bahkan kita harus terus mengejar agar perpustakaan kita semuanya terakreditasi, kalau bukunya kurang kita cari strateginya ,karena tujuannya kita adalah mewujudakan masyarakat Babel yang lebih baik,”harapnya.

Asyraf juga menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung juga tengah melakukan persiapan untuk pembangunan Gedung Perpustakaan Bangka Belitung yang ditaksir mencapai nilai 15 miliar. Pembangunan tersebut juga telah direncanakan akan dipusatkan di titik nol Kota Pangkalpinang ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Fasilitas ini ke depan akan bisa dijadikan objek bagi guru-guru maupun siswa termasuk di lembaga pendidikan Muhammadiyah,”ujarnya sekaligus juga meminta agar para kepala sekolah di lingkungan Muhammadiyah untuk menyelesaikan dan segera memiliki sertifikasi kepala sekolah,”harapnya.(Humas/Unmuh Babel)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.