Enter your keyword

post

Amirsyah Tambunan : Kekuatan AUM di Tengah Upaya Peningkatan Ekonomi Umat

PANGKALPINANG – Organisasi Islam Muhammadiyah yang sifatnya wasathiyahnya diharapkan terus eksis memberikan perannya terhadap berbagai upaya peningkatan ekonomi umat Islam di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Periode 1998-2002, Amirsyah Tambunan yang saat ini menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia, usai menghadiri Kongres Halal Internasional di Bangka Belitung 14 – 18 Juni 2022 lalu. Dalam kunjungannya saat itu, Amirsyah Tambunan juga bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan dan kader Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatiannya kepada Muhammadiyah, khususnya juga di Bangka Belitung. Antara lain adalah bagaimana mendorong Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk lebih aktif dan masif dalam gerakan penguatan ekonomi umat.

Guna mencapai tujuannya, maka gerakan ini sangat membutuhkan modal sumberdaya, kapital sosial, masyarakat dan penguatan jaringan (networking).

“Saya yakin bahwa konsep pemberdayaan ekonomi ini mestilah ikut diperkuat termasuk oleh Amal Usaha Muhammadiyah melalui kekuatan human kapital dan sosial kapital yang memang sudah dimilikinya selama ini. Optimis jika kedua kekuatan ini dapat dikapitalisasi secara ekonomi, maka akan menghasilkan kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan taraf hidup umat,”ujarnya.

Menurut pria kelahiran Sumatera Barat ini, dari 2 kekuataan yang dikapitalisasi tersebut juga harus mampu saling mengkoneksikan antara satu kekuatan dengan kekuatan lain, sehingga bisa mengkapitalisasi ekonomi.

Organisasi Muhammadiyah yang mempunyai modal sosial dan masyarakat tersebut, mesti sudah lebh tau bagaimana mengkoneksikannya ke dalam satu sistem yang akan menjad satu kekuatan pemberdayaan perekonomian yang lebih baik.
Perlunya memperkuat jejaring (networking),makanya kuncinya adalah persatuan yang juga menjadi bagian dari kekompakan.

“Misalnya untuk menumbuhkan industri halal maka juga harus di dukung dengan perbankan atau lembaga keuangan syariah, demikian juga kalau konsenya adalah di industri pariwisata halal maka juga harus disiapkan infrastruktur yang lebih refresentatif, supaya semua ini mampu menjadi mata rantai yang saling terkoneksi,”dorong Amirsyah Tambunan lagi.(Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.