Enter your keyword

post

Unmuh Bagi 180 Kantong Daging ke – Mustahik di Sekitar Kampus

Rektor : Qurban Untuk Menghilangkan Sifat Hewaniah

PANGKALPINANG – Keluarga besar Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, sejak Rabu( 21/07/2021) pagi nampak lebih semarak penuh syukur, karena di momentum Hari Raya Idul Adha 1442 H ini kembali dapat melaksanakan ibadah sunnah pemotongan hewan kurban.Yakni 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Hewan kurban ini merupakan urunan dari para shohibul qurban yang ada di lingkungan Kampus Unmuh Babel, SMA Muhammadiyah Pangkalpinang dan SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng di sela-sela acara kemarin pun juga tak kalah antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dengan didampingi Ketua LSIK Unmuh Babel yang sekaligus Ketua Panitia Qurban Unmuh Babel 1442 H, Adi Saputra. Ia mengaku berharap kegiatan ini akan dapat semakin memperkuat solidaritas, silaturahim antar sesama dosen, tenaga kependidikan maupun juga dengan warga sekitar lingkungan Kampus Unmuh Babel.

Unmuh Babel akan senantiasa konsisten terhadap 5 nilai-nilai dasarnya yakni Keislaman, Keindonesian,Kekinian,Kedisinian dan Kemasadepanan. Termasuk nilai Keislaman dan Kedisinian yang memang sangat perlu di tanamkan dan tumbuh subur dalam diri setiap warga Unmuh Babel. Sehingga dengan memiliki nilai dan jiwa semacam ini, maka pengaruhnya adalah akan ikut mampu mendorong kesadaran pentingnya menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama disamping sebagai wujud ketaataan dalam menjalankan ibadah dan perintah Alloh SWT sebagaimana yang juga telah di contohkan dari tauladan keluarga Nabi Ibrahim,AS dan Putranya Ismail,AS.

Sebagai umat yang senatiasa mengaku mengimani kebenaran akan adanya peristiwa dan perintah Alloh SWT kepada nabi Ibrahim untuk menyembelih putra kesayangannya Islamil tersebut, maka umat Islam yang hidup di masa kini harus mampu mengambil nilai-nilai spritualitas, nilai perjuangan dari ketiga tokoh central yang menandai awalnya perintah melaksanakan Idul Adha tersebut.

Dimana saat itu Ibrahim perannya sebagai seorang ayah, siti hajar sebagai seorang ibu dan Ismail seoarang anak soleh yang telah sangat lama di nanti-nantikan namun harus rela di kurbankan demi menjalankan perintah Alloh SWT. Sehingga ketiga tokoh inilah yang harus menjadi panutan setiap muslim dalam mengarungi kehidupan ini.

Menurut Ustad Fadillah, yang juga tak kalah penting dari peristiwa itu adalah, yakni Ismail dapat di kategorikan sebagai simbolisasi kecintaan terhadap sesuatu, tetapi oleh Nabi Ibrahim sebagai seoarang ayah berani dengan ikhlas siap mengurbankan putra tercintanya demi ketauhidannya yang lebih tinggi kepada Alloh SWT.

“Makanya bisa jadi sebetulnya sampai hari ini begitu banyak Ismail diantara kita dan bahkan kita memilikinya serta juga lebih menyanyangi Ismail-ismail itu ketimbang menjalankan perintah Alloh SWT,”sebut Ustad Fadillah Sabri.

Oleh karena itu, tokoh Mubalig Bangka Belitung yang satu ini kembali mengajak kepada seluruh umat muslim untuk memahami filosofi ini, termasuk dengan melaksanakan perintah Alloh SWT melalui kurban. Sebab boleh jadi masih ada jiwa-jiwa hewaniyah (serakah, pelit dan sebagainya) dalam diri kita, sehingga harus segera dibersihkan.

“Maka sebetulnya di sunnahkan bagi setiap orang berkurban itu adalah menyembelih hewannya sendiri, yang maknanya supaya bisa memotong sifat-sifat hewani dalam dirinya, nafsu hewani yang kadang-kadang membuat kita justeru lupa siapa diri kita sebenarnya sekaligus membuat nilai kemanusiaan kita turun menjadi kebinatangan, dan inilah yang tidak kita inginkan,”sebut Ustad Fadillah Sabri.

Ustad Fadillah Sabri kembali menyebut, bahwa pelaksanaan hari raya Idul Adha atau hari raya kurban tahun 1442 H yang masih harus berlangsung di tengah pandemi covid-19, juga dihaarapkan dapat lebih banyak mendorong dan memperkuatkan ikatan sosial diantar sesama.

”Akibat pandemi covid-19 ini tentu semakin banyak masyarakat yang terdampak dan hidup dalam kekurangan, makanya dengan berkurban ini kita bisa berbagi. Dan saya juga selalu mengajak betapa pentingnya kita senantiasa menumbuhkan karakter dan kepandaian dalam diri kita, yakni berbagi , pandai bersyukur dan pandai berterimakasih, makanya dari itulah Unmuh Babel juga selalu berupaya untuk berbagi termasuk salah satunya adalah lewat hari raya qurban ini,”sebutnya lagi.

Momentum Hari Raya Idul Adha 1442 H/ 2021 tahun ini juga sekaligus bertepatan dengan Milad Muhammadiyah ke-112 tahun dan Milad Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung yang akan di hela pada Agustus 2021 mendatang. Guna memeriahkan berbagai momentum bersejarah ini, maka sejumlah rangkaian kegiatan juga telah di persiapakan.

Termasuk untuk para calon mahasiswa baru yang terpilih sebagai pendaftar terbaik, maka Unmuh Babel melalui program Unmuh Babel Peduli Pendidikan, juga sudah menyiapkan berbagai program termasuk salah satunya adalah menyiapkan hadiah laptop, sehingga harapannya dengan laptop tersebut, nantinya akan semakin mampu membangkitkan semangat teman-teman mahasiswa baru untuk terus memacu dirinya dengan prestasi-prestasi maupun karya terbaik bersama Unmuh Babel.

“Milad 112 tahun Muhammadiyah telah semakin membuktikan dengan sangat nyata, bahwa Muhammadiyah tak hanya sebagai organisasi besar , tetapi juga sudah sangat mengakar kokoh di Indonesia. Eksistensi dan kemanfaatan Muhammadiyah sejak sebelum kemerdekaan, masa perjuangan, pasca merdeka, masa reformasi bahkan sampai di masa pandemi covid-19 ini melalui bidang kesehatan, pendidikan dan juga sosial, juga sudah tak mungkin di bantah lagi. Inilah bukti yang real bahwa Muhammadiyah itu memang akan selalu hadir untuk mencerahkan umat, mencerahkan Indonesia , mebcerahkan dunia dan mencerahkan alam semesta,”sebutnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung yang juga sekaligus Ketua Panitia Qurban Unmuh Babel 1442 H, Adi Saputra, menyebut bahwa dari pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan oleh Unmuh Babel terkumpul kurang lebih 180 kantong daging.

“Daging kurban inilah yang juga kita bagi-bagikan termasuk kepada para mustahik yang membutuhkan di sekitar lingkungan kampus yakni dari RT 01, RT02 dan RT 03. Dan yang tak kalah pentingnya adalah kami sangat bersyukur Alhamdulilah, karena tahun ini Unmuh Babel kembali bisa melaksanakan kurban, terlebih lagi antuasiasme, solidaritas teman-teman yang ada di Unmuh Babel ini sangat luar biasa untuk mensukseskan kegiatan ini mulai dari mulai persiapan, pemotongan sampai penyaluran,”ujar Ustad Adi penuh optimis.(Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.