Enter your keyword

post

Kapolda – Danrem Babel Apresiasi Unmuh Babel Yang Peduli Teknologi dan Bela Negara

Kuliah Kebangsaan dengan tema “ Implementasi Wawasan Kebangsaan dan Semangat Nasionalisme Untuk Generasi “Z” Yang Berkeunggulan” Bersama Kapolda Bangka Belitung, Irjend.Pol.Drs.Anang Syarif Hidayat, Komandan Korem Garuda Jaya/045 Bangka Belitung Brigjen TNI M.Jangkung Widyanto,S.I.P.,MTK (Han) dan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng, berlangsung sukses dan penuh hikmat.

Acara yang digelar di Audiotorium Lt.4 Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Selasa (08/06) ini dipandu oleh moderator Ayen Arsisari,M.Pd yang juga merupakan Wakil Dekan II Bidang Keuangan FKIP Unmuh Babel dan Master of Ceremony (MC), Said Akhmad Maulana,M.Pd.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng yang di dampingi lain Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, AIK dan Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung, Gatot Aprianto ,S.Sos.i, Wakil Rekto Bidang Akademik dan Kerjasama, Maulina Hendrik, M.Pd, Kabag Akademik dan Kemahasiswaa, Sukma Wijaya,SE, Kabag Humas dan Kerjasama, Zuriyat Ifada,SE, Kabag Umum, SDM dan Hukum,Ir. Umardani Sanjaya, seluruh Kepala Prodi Unmuh Babel dan pejabat lainnya.

Ia mengucapkan syukur sekaligus ucapan terimakasih kepada 2 jenderal besar tersebut yang telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung serta memberikan kuliah kebangsaan bagi mahasiswa Unmuh Babel.

”Semoga kehadiran 2 orang jenderal yang juga putra terbaik bangsa ini dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa maupun keluarga besar Unmuh Babel seluruhnya untuk terus menjadikan kampus ini berkemajuan dan mencerahkan bagi umat, bangsa dan negara, karena kampus di isi oleh sumber daya manusia yang tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki jiwa partiotisme kebangsaan,”ujarnya.

Ia mendorong pentingnya seluruh anak bangsa ini memiliki wawasan kebangsaan, terlebih di tengah pesatnya kemajuan teknologi saat ini, supaya jangan sampai melupakan sejarah perjuangan berdirinya bangsa ini.

”Kita harus menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat, jangan sampai membiarkan bangsa lain menguasai lagi negara ini, seperti mengambil sumber daya alam kita, supaya bangsa ini tetap utuh, kita harus malu dengan para pendiri bangsa ini yang telah memberikan segala-galanya untuk bangsa ini, sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan sampai saat ini,”harap dosen ilmu teknik sipil yang satu ini.

Kapolda Bangka Belitung, Irjend.Pol.Drs.Anang Syarif Hidayat, juga mengajak anak bangsa ini, khususnya dapat menerapkan keseimbangan ilmu pengetahuan berbasis teknologi, agama dan wawasan kebangsaan. Sebagai anak bangsa jangan sampai melupakan sejarah berdirinya bangsa ini, tetapi harus memiliki pemahaman dan pemantapan akan nilai-nilai wawasan kebangsaan yang berpedoman kepada 4 pilar yakni pancasila, UUD, NKRI dan bhineka tunggal ika.

Orang nomor satu di institusi kepolisian daerah Bangka Belitung ini dihadapan para dosen dan ratusan mahasiswa Unmuh Babel yang hadir kemarin, mengaku mengapresiasi kepada Unmuh Babel yang sekaligus diharapkan dapat terus berkembang maju menjadi kampus pilihan dan unggulan yang patut di banggakan oleh seluruh masyarakat Bangka Belitung maupun Indonesia umumnya.

“Saya yakin Unmuh Babel dengan komitmennya yang senantiasa mengedepankan sistem pendidikannya dengan keseimbangan terhadap pentingnya penguasaan terhadap sumber ilmu pengetahuan dan teknologi, dan juga wawasan kebangsaaan sebagai wujud kecintaaan kepada bangsa dam negara. Dengan penggabungan semua nilai ini maka yakinlah dari Unmuh Babel ini akan lahir para sdm yang profesional, ahli di bidangnya demi mewujudkan Babel dan Indonesia maju.

Ia menyebut bahwa negara ini didirikan oleh para bunga bangsa dengan tekad,semangat dan pengorbanan tak ternilai harganya untuk menjadikan negara ini satu dan merdeka seutuhnya.Karenanya jangan sampai justeru wawasan kebangsaan ini pudar hanya karena ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang suka membuat isu SARA untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa ini. Membuat berita hoax yang cepat tersebar tanpa di croscheck dulu dan sebagainya.

Anang menyebut bahwa institusi polri tentunya telah melakukan berbagai upaya pembinaan secara persuasif, prefentif dan intensif untuk menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga karenanya tetap diharapkan supaya tugas Polri ini juga dibantu para mahasiswa dan semua kalangan dunia pendidikan seluruhnya, melalui pengimplementasi dirinya dalam bentu pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa harus aktif dalam kegiatan sosial bermasyarakat, mampu menyampaikan pendapat secara santun dan tidak melanggar undang-undang, memiliki integritas tinggi dan konsisten sampai kapan pun,e menyampaikan pendapat dengan mengedepankan etika yang baik. Biasakan lah untuk memandang suatu permasalahan tidak hanya hanya dari satu sisi saja.

” Menyampaikan pendapat di muka umum diperbolehkan, tetapi sampaikanlah secara sopan dan menunjukan integritas serta konsisten terhadap cita-cita, bahwa ketika suatu saat pun sudah menjadi pejabat atau orang besar, maka jangan menghianati bangsa ini termasuk melakukan kejahatan korupsi. Karena selama ini orang yang koruptor itu tentu adalah orang-orang yang sekolah, tapi kemudian mereka lupa atau lalai. Sebab itu sekali lagi mari apapun permasalahnnya mari kita selalu bijak menyikapinya dengan melakukan penyaringan atau cek dan ricek terlebih dahulu, sehingga informasi yang di dapat memang berasal dari sumber yang jelas dan dapat di percaya.
Mahasiswa juga harus menguatkan indetitas bangsa serta mampu mengharumkan nama bangsanya melalui pencapain prestasi dan akhlak yang baik, etos kerja, inovatif menuju terwujudnya generasi Z yang profesional, nasionalitas dan patriotimse kebangsaaan.

Brigjen TNI M.Jangkung Widyanto,S.I.P.,MTK (Han) dan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng juga mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa untuk menyuburkan semangat wawasan kebangsaan bela negara.

”Kunci bela negara juga ada di tangan para anak muda termasuk mahasiswa Unmuh Babel, sehingga semua haruslah di mulai dari diri sendiri, mampu mengoreksi diri. Sebab kalau kita sudah mampu mampu memproses dengan mengubah diri menjadi pribadi yang baik dan patut dibanggakan, maka yaknilah kita akan juga mampu mengubah lingkungan di sekitar kita, bahkan dunia.

Teruslah meningkatkan iman dan taqwa, jadilah agen perubahan minimal mampu menjadi contoh yang baik minimal di lingkungan kampus, dengan menerapkan kedisiplinan, tekun, semangat dalam menuntut ilmu.”Teruslah berbuat dan menghasilkan karya yang terbaik dan tulus ikhlas untuk bangsa ini. Karena yang tau perihal bangsa ini adalah kita sendiri, karenanya mari terus jaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai terpecah belah, walaupun kita berbeda, tapi yakinlah perbedaan ini akan mennjukan keindahannya kalau kita mampu saling berdampingan dan cinta damai.

“ Bangsa Indonesia sudah tidak akan meragukan lagi besarnya kontribusi Muhammadiyah terhadap dunia pendidikan, bahkan hal ini sudah diwujudkan Muhammadiyah sejak 1912 di era masa perjuangan mencapai kemerdekaan. Karenanya saya semakin yakin bahwa Muhammadiyah melalui Unmuh Babel pun akan terus menguatkan sistem pendidikannya dengan senantiasa menanamkan keseimbangan antara pentingnya nilai nasionalisme, teknologi dan nilai-nilai agama. Sehingga akan lahirlah sumber daya manusia yang berguna bagi kemajuan bangsa dan negara ini.Makanya yakinlah bahwa kuliah di Unmuh Babel adalah pilihan yang sangat tepat. Acara ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata, buku sejarah perjuangan Muhammadiyah Babel dan ramah tamah.(Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.