Enter your keyword

post

Satu Janji Setia “Lindungi Taman Nasional Gunung Maras”

Pasca kunjungan kerja sekaligus penetapan Taman Wisata Nasional Gunung Maras Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Ir. Wiratno, M.Sc, dan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( Gakkum LHK), Dr. Rasio Ridho Sani, M.Com., M.Pm., belum lama ini dalam acara Puncak Peringatan Hari Talkshow Keanekaragaman Hayati (KEHATI) atau Biodiversity Day 2021“ We’re part of the solution #ForNature” atau “Kami adalah bagian dari solusi #ForNature yang dilaksanakan pada 24 Mei 2021 lalu di Mangrove Munjang, Kurau Kabupaten Bangka Tengah Provinsi dengan tema “Taman Nasional Gunung Maras Sebagai Tempat Hidup Tumbuhan dan Satwa Endemik Pulau Bangka”.

Yang juga di hadiri Kapolda Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Dirut PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Drs. Abdul Fatah,M.Si., Kepala Dinas Kehutanan Bangka Belitung, H.Marwan,S.Ag., Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumtera Selatan, Ujang Wisnu Barata, S.Hut., M.Sc., M.Si., General Management. PT.PLN Wilayah Bangka Belitung Amris Adnan, Founder ALOBI Foundation Langka Sanie, sejumlah pejabat penting lainnya, aktivis dan tokoh masyarakat.

Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T.,M.Eng pun menyambut baik apa yang disampaikan oleh Dirjen KSDAE KLHK Republik Indonesia, Wiratno yang sekaligus mendorong khususnya warga masyarakat Bangka Belitung harus pandai untuk menjaga dan merawat aset taman nasional gunung maras tersebut yang juga merupakan rumah bagi habitat tumbuhan dan satwa.

“Betul apa yang disampaikan oleh Pak Dirjen KSDAE KHLK bahwa alam ini merupakan titipan sedangkan manusia adalah tamu terakhir di muka bumi ini , sehingga sebagai tamu tentu kita harus tau diri dalam merawat dan memelihara alam semesta agar keberadaan itu dapat memberikan kemanfaatan yang besar bagi kehidupan manusia itu sendiri,”ujar Fadillah Sabri yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung tersebut.

Bahkan hal senada juga sampaikan oleh Wakil Gubernur Babel, Drs. Abdul Fatah,M.Si., yang mengaku pihaknya siap berkomitmen dalam melindungi dan mendukung pengembangan taman nasional Gunung Maras sebagai tempat hidup tumbuhan dan satwa endemik sekaligus objek wisata andalan Bangka Belitung.

Sehingga semua element masyarakat dan pemerintah memiliki kewajiban dan janji setia yang sama untuk menjaga dan melindungi aset ini. Otomatis tidak boleh ada eksploitasi apapun disana kecuali pemanfaatan sumber daya untuk kelestarian lingkungan dan pariwisata.

“Kami dari Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Bangka Belitung pun sangat bersyukur dengan adanya penetapan status taman nasional gunung maras, arena Gunung maras juga merupakan paku pulau Bangka, sekaligus ini juga akan menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitarnya, sehingga orang kalau berkunjung ke taman wisata gunung maras ini untuk melakukan penambangan, maka ini tidak boleh dibiarkan, sehingga dengan sendirinya DAS Perimping akan menjadi lebih baik ke depannya,”dorong dosen ilmu teknik sipil satu ini.(Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.