Enter your keyword

post

Himserda KSDA FTS Unmuh Babel Sukses Nobar KINIPAN Manusia Butuh Alam

Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumber Daya Alam ( HIMASERDA) Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Sabtu (03/03) menggelar Nonton Bareng (Nobar) Film Dokumenter KINIPAN yang merupakan karya anak bangsa sekaligus di produseri oleh Andhy Panca dan Inge Altemeier dan kawan-kawan. Kegiatan Nobar yang digelar di Lantai-4 Gedung Rektorat Unmuh Babel ini berlangsung sukses dan penuh hikmat.

Wakil Dekan Fakultas Teknik dan Sains Unmuh Babel, Dr.Nurzaidah Putri Dalimunthe M.Si secara resmi membuka acara nobar ini. Dalam sambutannya Putri juga mengapresiasi atas kegiatan yang telah sukses dilaksanakan oleh HIMASERDA yang meskipun keberadaannya baru akan segera dilaunching oleh Unmuh Babel pada pertengahan tahun 2021 mendatang.

Putri juga menjelaskan kegiatan nobar film dokumenter ini menceritakan tentang pentingnya keberadaan antara Alam dan manusia dalam menjaga,melestarikan dan memanfaatkan alam hingga dikaitkan adanya Pandemi, Omnibuslaw Undang-Undang Cipta Kerja, restorasi ekosistem, Lumbung Pangan dan sebagainya.

“ Alam itu di ciptakan oleh Alloh SWT untuk kebutuhan manusia, sehingga manusia harus mensyukuri atas karunia besar ini dengan terus menjaga, melestarikannya dan memanfaatkan untuk kepentingan semua manusia bukan kepentingan pribadi atau golongan. Sebab segala sesuatu yg diciptakan Allah SWT pasti memiliki manfaat, termasuk keberadaan alam untuk kehidupan makhluk hidup bukan hanya manusia, sehingga dalam mengelolanya harus sesuai tolak ukur potensi dari Alam,sebut Putri.

Ia juga menyebut bahwa film ini merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia, yang merupakan para aktivis penggiat lingkungan. Para anak muda ini luar biasa menghabiskan banyak waktunya bahkan hingga belasan tahun, puluhan tahun, supaya alam Indonesia di berbagai daerah dapat terlindungi dan tidak terus menerus di jamah oleh tangan-tangan serahkah yang sengaja merusak lingkungan demi kepentingan pribadi, golongan atau kelompoknya sendiri.

Putri menegaskan film dokumenter ini bukan hanya untuk diketahui, ditonton oleh mahasiswa kehutanan,konservasi dan penggiat lingkungan tetapi untuk semua kalangan manusia sebagai kewajiban kita kepada sang pencipta.

” Kita berharap dengan adanya acara nobar ini dapat meningkatkan kesadaran,keingintahuan dan keikutsertaan kita dlm menjaga keseimbangan alam demi kepentingan jangka panjang,demi generasi mendatang dan kelangsungan kehidupan kita,”ujarnya.

Sembari menambahkan bahwa para dosen prodi KSDA FTS Unmuh Babel juga akan selalu siap menjadi pengarah dan memberi motivasi bagi HIMASERDA dan himpunan lainnya agar terus menunjukan prestasi dan inovasi terbaiknya bagi dirinya, agama, keluarga, Unmuh Babel, masyarakat bangsa dan negara.

Sementara itu, Heri selaku Ketua Pelaksana Nobar Film KINIPAN Unmuh Babel bahwa dengan nobar ini di harapkan tidak hanya memberi dampak bagi warga KSDA Unmuh Babel tetapi hikmah dari film dokumenter ini juga sangat penting untuk masa depan semua umat manusia.

” Jadi KINIPAN ini memang sebuah film dokumenter tentang pandemi, Omnibuslaw Undang-Undang Cipta Kerja dan lumbung pangan.Ini menjadi kesadaran yang sangat penting dalam menanggapi kebijakan terhadap pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia, sehingga jangan sampai kebijakan ini justeru berdampak kepada bertambahnya kerusakan alam dan lingkungan, karena KINIPAN juga mengajarkan kita umat manusia betapa berartinya punya alam yang sehat,” ujar Heri.

Ia juga berharap dari kegiatan ini akan semakin bisa menambah wawasan para mahasiswa KSDA khususnya maupun masyarakat secara umum bahwa Alam Tak Membutuhkan Manusia, Tapi Manusia Membutuhkan Alam untuk masa kini maupun masa yang akan datang.( Prodi KSDA FTS/ Humas Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.