Enter your keyword

post

dr. Sukma Sahadewa Dukung Perjuangan PWM dan Unmuh Babel Percepat Klinik Kesehatan – Rumah Sakit Muhammadiyah Babel

Dr.dr. Sukma Sahadewa,S.H.,M.H.,M.Sos., Cht.,CIA seorang dokter dan pakar ilmu kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya,menilai bahwa generasi “rebahan” saat ini memang masih terus menunggu dan berharap adanya kebijakan terbaik dari pemerintah terkait kelanjutan proses pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah era covid-19 yang masih terjadi saat ini.

Setidaknya upaya sekarang yang sudah dilakukan adalah vaksinasi. Karena ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menunggu sampai frevalensinya besar dan menjadi titik balik dari kejenuhan terkait daring online selama ini.

Tetapi prosedur yang penting harus di taati saat ini adalah prosedur kesehatan , artinya kalau memang belum siap untuk pelaksanaan KBM tatap muka, maka hal harus tetap menjadi perhatian. Terlebih mengingat virus covid-19 ini penyebarannya cepat sedangkan upaya pencegahan baru dilakukan melalui tahap vaksinasi, karena pengobatan secara optimal juga belum ada, kecuali selama ini yang telah dijalankan masyarakat untuk menjaga imun tubuh adalah lewat olahraga dan konsumsi vitamin daya tahan tubuh.

“Makanya kita tunggu kebijakan dari pemerintah yang memegang staekholder tertinggi. Tapi setidaknya sekarang sudah ada sinyal yang dilakukan oleh kementerian pendidikan bahwa bulan tertentu nanti akan dilakukan offline atau luring dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga hal ini kita sambut baik dan menyiapkan diri dengan sebaik mungkin,”ujarnya.

Saat ini proses vaksinasi juga terus dilakukan termasuk bagi para guru dan dosen, sehingga semoga berikutnya hal ini juga segera dilakukan untuk berikutnya para siswa dan mahasiswa secara utuh dan tetap menjalankan aktivitas sesuai protokol kesehatan yang di telah dianjurkan pemerintah, sebagai upaya untuk terus memperkecil penyebaran virus covid-19 ini.

Varian baru mutasi varian covid B.1.1.7 ini adalah salah satu sifat dari virus atau bakteri itu yang akan mengalami mutasi genetik karena masuk di dalam vektor manusia atau hewan, maka akan memberikan 1 mutasi, maka ini yang harus kita waspadai, tapi kita jangan takut bahwa sifat dari virus itu adalah sembuh dengan sendirinya, asalkan ketahanan tubuh kita baik, nutrisi kita baik, olahraga kita cukup, istirahat kita cukup, InshaAlloh akan lebih safety dari virusnya.

dr. Sadewa juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan isu yang beredar, melainkan harus mencari informasi yang jelas ,utuh dan benar, jangan termakan hoaks yang atau isu yang belum tentu kebenarannya.

“Jangan meneruskan isu atau hoaks, tapi biasakan diri selalu peduli dan mencari Komunikasi informasi dan edukasi yang benar dari bidang yang jelas, sehingg memang kita bisa memaknai itu dengan baik dan tetap menjaga sesuai dengan protokol kesehatan,”pesan dr.Sukma Sahadewa.

Ia yang juga mengaku mendoakan sekaligus siap mendukung cita-cita besar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung untuk terus ikut serta dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat bangsa dan negara termasuk dengan mendirikan sejumlah klinik kesehatan bahkan rumah sakit Muhammadiyah di Bangka Belitung (Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.