Enter your keyword

post

Fadillah Sabri : Kawasan Jerambah Gantung Perlu Perwako, Jangan Sampai Rusak dan Kumuh

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, Fadillah Sabri,S.T menyatakan sikap dan dukunganya bagi semua staekholder termasuk bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk berkonsultasi khususnya terkait masalah penataan pembangunan Sungai Jerambah Gantung, sehingga fungsi dan juga kelestarian lingkungan sungai tetap terjaga kendati telah diresmikan pada 04 Maret 2021.

Dosen ilmu teknik sipil yang satu ini menyebut bahwa bagaimanapun keberadaan Sungai Jerambah Gantung juga merupajan anak sungai baturusa. Oleh karenanya hal inilah yang harus diperhatikan bagi semua pihak pemerintah dan semua element masyarakat agar keberadaan Jerambah Gantung ini akan memberikan dampak manfaat bagi kelestarian di sekitar sepadan sungai tersebut.

”Jangan sampai terjadi adanya pembangunan liar di sekitar sepadan sungai Jerambah Gantung ini, makanya saya titip daerah Sungai ini. Karena Sungai bagian selatan masuk di area wilayah Kota Pangkalpinang sedangkan di bagian utaranya sudah masuk daerah Kabupaten Bangka. Sehingga bagi Pak Walikota Pangkalpinang dan Pak Bupati Bangka punya tanggungjawab yang sama untuk melindungi sungai ini,”ujar Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas).

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah serta di dukung semua element masyarakat, maka diharapkan sepadan sungai Jerambah Gantung Pangkalpinang khususnya tidak lagi menjadi kawasan yang kumuh. Sebab selama ini banyak sekali sungai-sungai di perkotaaan yang sering tidak tertata dan justeru menjadi pembangunan-pembangunan liar hingga menjadi perkampungan dan membuat kumuh sungai-sungai tersebut.

Makanya sebelum ini terjadi, maka kita minta harus ada peraturan walikotanya untuk tidak mengizinkan siapa saja membangun di daerah sepadan sungai tersebut, sebab kalau nanti di izinkan, maka dikhawatir akan menjadi seperti sungai rangkui dan sungai lainnya yang juga sudah rusak dan kumuh, sebab kalau ini dibiarkan, maka akan sulit untuk penataannya.

“Oleh karenanya mumpung ini belum terjadi, mari kita komitmen melindungi sungai ini dan sekali lagi kami dari Unmuh Babel siap membuka diri untuk berkonsultasi masalah penataan pembangunan sungai khususnya demi Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka tercinta maupun Bangka Belitung umumnya,”tambahnya. (Humas/Unmuh Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.