Enter your keyword

post

KKN Unmuh Babel Salurkan 6 Buah Meja Belajar di TPQ Al-Muslimin Desa Rebo

Masih minimnya fasilitas penunjang dalam belajar mengaji, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung salurkan 6 unit bantuan meja belajar kepada TPQ (Tempat Pendidikan Al-Quran) Al-Muslimin Desa Rebo Kecataman Sungailiat Kabupaten Bangka, Jum’at (19/02/2021).

Salah satu lembaga pendidikan non-formal ialah lembaga pendidikan TPQ (Tempat Pendidikan Al-Qur’an) dimana tempat anak-anak belajar dan dididik sesuai dengan ajaran Al-Quran, berupa cara mengaji yang tepat dan tempat pendidikan karakter (Akhlakul Karimah) pada setiap anak.

Andika Dwi Prasetia, selaku ketua KKN Unmuh Babel Desa Rebo menuturkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk Support dan kepedulian mahasiswa KKN Desa Rebo terhadapat generasi muda dalam belajar Al-Quran. Dengan bantuan ini diharapkan anak-anak di TPQ Al-Muslimin dapat belajar Al-Quran dengan nyaman.

“Alhamdullilah hari ini kami menyalurkan bantuan 6 meja belajar di TPQ Al-Muslimin, semoga dengan bantuan fasilitas meja belajar mengaji ini dapat membantu proses belajar mengaji dan mampu meningkatkan semangat adek-adek dalam menuntut ilmu agama sekaligus dapat memberikan manfaat bagi yang menggunakannya”, tutur Andika Dwi Prasetia.

Lanjut ungkapnya, sangat dibutuh perhatian dari pemerintah khususnya Kementrian Agama kabupaten untuk lebih peduli terhadapat TPQ yang ada di Kabupaten Bangka.

“Kami harap Kementrian Agama Kabupaten Bangka lebih peduli terhadap Tempat Pendidikan Al-Quran, karena TPQ inilah salah satu tempat anak dalam belajar Al-Quran. Dengan fasilitas yang baik anak-anak akan lebih nyaman dan akan membangkitkan ghiroh dan semangat para santri dalam menuntut ilmu agama”, ungkap Andika Dwi Prasetia lebih lanjut.

Sementara itu, Bapak Umar selaku ketua Yayasan TPQ Al-Muslimin mengatakan sangat berterima kasih kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atas bantuan meja belajar mengaji.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan bantuan meja ini kepada TPQ Al-Muslimin, karena meja yang lama sudah banyak yang rusak. Semoga meja ini dapat kami pergunakan sebaik mungkin. Walaupun TPQ ini berada di tengah permungkiman masyarakat non-muslim tapi hal ini tidak menyurutkan semangat kami dalam mendidik anak-anak agar menjadi anak yang mencintai Al-Quran”, ungkap Bapak Umar.(Humas/KKN Unmuh Babel)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.