Enter your keyword

post

Ketua LPPM : Peserta KKN UNMUH Pulkam Bantu Tangani Dampak Covid-19

184 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung telah selesai mengikuti kegiatan Pembekalan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ke-1 UNMUH Babel Tahun Akademik 2020/2021. Yang telah dilaksanakan pada Sabtu,(16/01) via zoom meeting. Pembekalan ini dibuka oleh Rektor UNMUH Babel, Fadilah Sabri,S.T.,M.Eng, beserta jajaran pejabat Unmuh Babel lainnya. Sekaligus juga dihadiri para pembicara seperti, Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa,A.Ks.,M.Si, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Dr.Hastuti, M.Sc, Ketua BPH UNMUH Babel,Dr.H.Hasan Rumata dan Ketua BPC HIPMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Dwiki Saddam Roesli.

Adapun pelepasan secara resmi akan dilaksanakan pada 25 Januari 2021 besok oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNMUH Babel selaku panitia dan penanggungjawab KKN UNMUH Babel Angkatan 1 Tahun Akademik 2020/2021.

Kepala LPPM UNMUH Babel, Dzihan Khilmi Ayu Firdausi, M.Pd.Pjs, menjelaskan bahwa KKN Tahun Akademik 2020/2021 merupakan pelaksanaan KKN Angkatan-1 Universitas Muhammadiyah Babel yang mengangkat tema Agen Perubahan Balik Kampung “Berkontribusi Dalam Percepatan Penanggulangan Dampak Covid-19.

.”Ya ini merupakan KKN Angkatan 1 setelah kita berubah bentuk dari STKIP menjadi UNMUH Babel. Dan tentu saja LPPM pun harus ikut berinovasi guna menunjang kualitas UNMUH ke depan yang lebih baik,”ujar ibu dosen yang akrab disapa Dzihan Ayu ini.

Dilanjutkannya bahwa pelaksanaan KKN Tahun Akademik 2020/2021 harus dilaksanakan di tengah pandemi covid-19. Sehingga panitia pun juga harus berupaya semaksimal mungkin untuk membuat konsep pelaksanaan KKN UNMUH Babel yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Yang mana tahun ini pelaksanaan KKN dilaksanakan di daerah domisili asal para peserta KKN yang tersebar di 7 kabupaten/kota se Babel.

”Jadi kalau biasanya hanya dilaksanakan di 2 kabupaten, sekarang tersebar di 20 desa dan 7 kabupaten/kota se Bangka Belitung termasuk dengan jumlah peserta yang kita batasi, biasanya di satu desa bisa sampai 15 orang, sekarang hanya 10 – 12 orang,”ujarnya.

Bahkan kata dia, untuk waktu bagi peserta dalam melaksanakan aktivitasnya mendampingi masyarakat hanya boleh sampai Ba`da sholat Isya. Ia juga sembari menambahkan bahwa peserta KKN UNMUH Babel Angkatan I Tahun Akademik 2020/2021 berjumlah 184 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Matematika (PMTK) dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).

Dzihan mengaku pihaknya juga sudah menekankan kepada seluruh peserta untuk melaksanakan kegiatan KKN ini nantinya secara konsisten sesuai dengan arahan tema yang telah ada. Sehingga otomatis peserta harus menjadi contoh bagi masyarakat yakni senantiasa menjaga sesuai protokol kesehatan, tidak mengumpulkan masa.

Tugas teman-teman disini nanti tidak hanya melakukan praktek tetapi sifatnya juga melakukan aksi kemanusia dan pendampingan kepada masyarakat khususnya dalam penanggulangan dampak covid 19. Dan pihak kampus juga sudah berkoordinasi dengan pemda satgas covid, pihak kecamatan, pihak desa, petugas kesehatan dan unsur terkait lainnya.

“ Sehingga pelaksanaan KKN ini nantinya dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang memang sudah ada baik yang diberlakukan oleh pemerintah maupun oleh internal kampus.”Sejauh ini kita masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk persiapan KKN ini sebelum nanti realnya kita resmi melepaskan peserta pada tanggal 25 Januari 2021,”tambahhnya.

Dzihan berharap pelaksaaan KKN tahun ini dapat berlangsung lancar dan sukses, para peserta pun mampu berkontribusi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak covid-19 baik melalui kegiatan pendampingan, penyuluhan dan sebagainya di berbagai bidang seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta Keislaman sesuai dengan identitas kampus Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Bangka Belitung.

”Tentunya semua mahasiswa yang terlibat di KKN ini dari prodi manapun, tetap wajib memberikan kontribusinya. Atau pun kita contohkan misalnya untuk mahasiswa KKN dari prodi PGSD yang sangat kita arahkan, supaya mereka tidak saja hanya bisa hadir di tengah masyarakat itu, tetapi dapat membantu memberi langkah bersama menghadapi maupun mencari solusi di tengah pandemi covid-19 ini,”tambahnya.

Para peserta KKN dapat memberikan triks atau tips bagaimana menyikapi bahwa dunia pendidikan kita tetap harus dijalani melalui Program Jarak Jauh (PJJ) yang memang masih menjadi salah satu isue kritis di tengah publik. Oleh karenanya perlu saling berkomukasi aktif, memberikan penyuluhan kepada masyarakat bekerjasama dengan penggiat dunia pendidikan yang ada di daerah tersebut.

Diharapkan proses pendidikan ini tetap dapat berjalan dengan baik dan bahkan sangat dihindari terjadinya kesalahpahaman di kalangan para guru maupun masyarakat. Namun justeru kedua komponen ini semakin dapat saling memberikan dukungan dalam proses memajukan dunia pendidikan dan meningkatkan sumber daya manusia kita di tengah pandemi covid-19.

”Mahasiswa bisa menjadi salah satu media penyambung untuk adanya komunikasi aktif dengan para pihak pemangku kebijakan, pelaksana pendidikan dengan masyarakat, ikut memberikan pendampingan, penyuluhan bahkan menjadi tutor pembelajaran dengan juga mengundang para narasumber lainnya.

Jadi sekali lagi memang untuk KKN tahun ini, kita bilang itu “the real of KKN” karena memang KKN yang kali ini bukan cuman unik tapi juga kendala bahkan tantangannya tersendiri cukup banyak, karena di tengah kesulitan menghadapi Pandemi Covid-19 , tetapi kita dituntut untuk juga terlibat memberikan pendekatan, pendampingan kepada masyarakat terutama bagaimana agar masyarakat kita tetap bisa menjalankan aktivitasnya secara produktif di tengah pandemi sekarang ini terlebih menyangkut persoalan ekonomi.(Humas/UNMUH Babel).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.