Enter your keyword

post

Asyraf : AMM Harus Dekat Dengan Buku Dan Kenal Perjuangan Muhammadiyah

Sebagai salah satu inisiator sekaligus editor buku Perjuangan Sejarah Muhammadiyah di Bangka Belitung, Asyraf Suryadin menyebut bahwa buku ini memang berisi tentang sejarah perjuangan Muhammadiyah ini yang harus secara kontinyu di ketahui oleh generasi penerus khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Bangka Belitung

Apalagi organisasi gerakan Muhammadiyah telah ada di Belitung Timur sejak 1924 atau 12 tahun setelah Muhammadiyah didirikan oleh KH.Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 18 November 1912.

Asyraf yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Keguruan & Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bangka Belitung Periode 2011 – 2020 tersebut, bahkan berharap makna mendalam dari buku perjuangan sejarah Muhammadiyah di Bangka Belitung ini dapat terus dikembangkan kepada generasi muda melalui penerapan sebagai pembelajaran tambahan di sekolah khususnya tentang pelajaran kemuhammadiyahan yang diasuh oleh guru Muhammadiyah yang akan mempelajari sejarah tentanng Muhammadiyah dari Ahmad Dahlan sampai di era modern sekarang.

”Guru di sekolah Muhammadiyah menyisipkan pembelajaran tambahan bahwa di Babel juga memiliki sejarah perjuangan tentang Muhammadiyah di Bangka Belitung khususnya,”ujar Asyraf.

Ia juga mendorong kepada gerakan aktif persyarikatan di Bangka Belitung yakni melalui gerakan pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat. Sehingga ini akan terus menjadi nilai dan sumbangsih Muhammadiyah untuk bersama-sama dalam percepatan pembangunan umat bangsa dan negara di dalam pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan dan masalah sosial lainnya.

“Yang harus kita lakukan sekarang adalah dengan memberikan pancingan atau peluang usaha produktif kepada masyarakat, bisa saja dalam bentu bantuan gerobak untuk jualan dan macam lainnya. Kalau bisa jangan lagi hanya nyumbang sembako, karena bantuan semacam ini adalah barang habis sekali pakai dan sifatnya hanya itu-itu saja, tidak ada income atau tabungan untuk melanjutkan hidup mereka ke depannya,”dorong Asyraf lagi.(liya).

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.