Enter your keyword

post

Rektor UNMUH Babel Ajak Jadikan Agama Kunci Utama Tujuan Hidup

Rektor UNMUH Babel Ajak Jadikan Agama Kunci Utama Tujuan Hidup

PANGKALPINANG – Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadilah Sabri mengajak kepada seluruh jajarannya untuk memenuhi tanggungjawab dengan memberikan kinerja terbaik demi terwujudnya cita-cita besar universitas yakni senantiasa mencerdaskan dan mencerahkan peradaban umat islam, masyarakat bangsa dan negara.
Hal ini salah satunya juga disinggung pria yang akrab disapa ustad “Tukang Ngulon” ini, dalam kesempatan pengajian rutin bersama seluruh jajaran pejabat dan staf di UNMUH Babel, Sabtu (21/11) di Gedung Babel Kampus Unmuh Babel.
Selain mengajak terus meningkatkan kinerja demi kemajuan Unmuh yang lebih baik ke depan, ustad Fadilah Sabri juga mengatakan bahwa hal yang juga tak boleh lalai di lakukan oleh seluruh jajaran UNMUH Babel adalah jangan pernah lelah belajar untuk terus meningkatkan pemahaman dalam menjalankan perintah agama.Karena inilah kunci hidup di dunia ini, yakni Beriman, Bertaqwa Kepada Alloh SWT.
Orang Islam itu harus senantiasa itu harus senantiasa mengimani agamanya, mengakui dan yakin terhadap Islam sebagai agamanya yang di turunkan oleh Alloh SWT sebagai Rahmatallil Alamin, menyakini Islam sebagai batasan antara hak dan yang bathil, batas Surga dan neraka.
Kata dia, kuncinya paling utama hidup di dunia ini adalah ikuti aturan Alloh SWT. Dan jadilah manusia yang senantiasa mengingat bahwa hidup manusia di dunia ada waktunya dan berbatas, oleh karena itu, mari jadikan sisa umur yang kita punya untuk terus memberikan manfaat bukan malah jadi residunya (racun).
“Belajar lah banyak dari filosofi se ekor lebah yang selalu mengeluarkan madu yang baik dan menyehatkan, demikian pula sejatinya seorang muslim harus mampu menginspirasi, menyenangkan dan senantiasa memberikan kemanfaatan bagi kepentingan dirinya, keluarga, agama, masyarakat bangsa dan negara,”dorong ustad Fadilah Sabri lagi.(liya)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.